📢 Kadikbud Malut Bawa Layanan Pendidikan Langsung ke Obi   •   📢 Resmi Kantongi Izin Operasional, SMA Alkhairat Lemo-Lemo Siap Majukan Pendidikan di Gane Barat   •   📢 Tidak Ada Jalur Titipan, Catat Empat Jalur SPMB 2026 Maluku Utara   •   📢 Pendidikan di Kepemimpinan Gubernur Sherly, Robotik dan STEM Berkembang di Maluku Utara   •  
Logo
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Provinsi Maluku Utara

Portal Berita

Informasi dan berita terkini dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Menampilkan 30 berita

Kadikbud Malut Bawa Layanan Pendidikan Langsung ke Obi
19 Mei 2026

Kadikbud Malut Bawa Layanan Pendidikan Langsung ke Obi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Abubakar Abdullah melakukan kunjungan kerja ke Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, pada 18 hingga 20 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya mendekatkan layanan pendidikan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan administrasi di sekolah.Dalam agenda tersebut, Kepala Dinas akan didampingi sejumlah tim teknis yang terdiri dari pengelola Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), kepegawaian, pengelola BOSP/BOSDA, aset, serta tim sarana dan prasarana.Selama berada di Obi, rombongan dijadwalkan mengunjungi sejumlah SMA, SMK, dan SLB untuk memberikan pendampingan langsung kepada sekolah. Beberapa layanan yang menjadi fokus antara lain pengurusan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), pembaruan data Dapodik, penyelesaian perencanaan ARKAS BOSP dan BOSDA, hingga penertiban aset tanah dan bangunan sekolah.Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Sofyan, mengatakan kehadiran tim teknis di Pulau Obi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan bagi guru dan tenaga kependidikan di wilayah kepulauan tersebut.Menurut Sofyan, langkah jemput bola itu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan pendidikan dapat diakses secara merata, termasuk di daerah terluar.“Kami berharap para guru dan tenaga kependidikan di Pulau Obi dapat memanfaatkan secara maksimal kehadiran Pak Kadis bersama tim. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mendekatkan pelayanan kepada sekolah,” ujar Sofyan saat ditemui rri.co.id di SMA Negeri 10 Ternate, Senin 18 Mei 2026.Selain agenda pelayanan pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara juga dijadwalkan menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2026. Upacara tersebut akan dihadiri kepala SMA, SMK, dan SLB serta para pelajar se-Pulau Obi dan dipusatkan di salah satu SMA di wilayah tersebut.Link Berita : https://rri.co.id/ternate/regional/2423245/kadikbud-malut-bawa-layanan-pendidikan-langsung-ke-obi

Resmi Kantongi Izin Operasional, SMA Alkhairat Lemo-Lemo Siap Majukan Pendidikan di Gane Barat
Berita 18 Mei 2026

Resmi Kantongi Izin Operasional, SMA Alkhairat Lemo-Lemo Siap Majukan Pendidikan di Gane Barat

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara secara resmi menyerahkan izin operasional kepada SMA Alkhairat Lemo-Lemo, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (18/5/2026), dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusias masyarakat.Penyerahan izin operasional dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara yang diantar langsung oleh Kepala Bidang SMA, Ismain dan Kepala Bidang Kebudayaan, Darwin.Izin operasional tersebut diserahkan secara simbolis kepada Kepala SMA Alkhairat Lemo-Lemo, Said Usman, sebagai legalitas resmi penyelenggaraan pendidikan tingkat menengah atas di wilayah tersebut.Kegiatan ini turut dihadiri masyarakat Desa Lemo-Lemo, Komite Sekolah, Dewan Guru, tokoh agama, Pemerintah Desa Lemo-Lemo, hingga perwakilan akademisi dari Universitas Bumi Hijrah Tidore, Sidin Usman.Dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara yang dibacakan oleh Kabid Kebudayaan, disampaikan bahwa terbitnya izin operasional SMA Alkhairat Lemo-Lemo menjadi catatan penting bagi perkembangan pendidikan di Kecamatan Gane Barat.“Penerbitan dan penyerahan izin operasional ini bukan sekadar dokumen administrasi resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Dokumen ini adalah pengakuan negara, tanda sahnya keberadaan, serta bukti nyata perhatian dan dukungan pemerintah terhadap keinginan besar masyarakat di wilayah ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak bangsa,” demikian kutipan sambutan Kadis Pendidikan.Pihak Dinas juga mengapresiasi langkah Yayasan Alkhairat yang telah berinisiatif mendirikan sekolah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di wilayah selatan Halmahera.Menurutnya, kehadiran SMA Alkhairat Lemo-Lemo akan melengkapi akses pendidikan masyarakat sehingga para siswa tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.“Ini adalah wujud pemerataan layanan pendidikan yang menjadi prioritas utama pembangunan di Maluku Utara,” lanjutnya.Dalam sambutan itu juga ditegaskan bahwa izin operasional bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kualitas tenaga pendidik, serta membentuk generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar SMA Alkhairat Lemo-Lemo dapat berkembang menjadi sekolah berkualitas dan menjadi kebanggaan masyarakat Gane Barat.Sementara itu, Kepala SMA Alkhairat Lemo-Lemo, Said Usman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada sekolah tersebut.“Kami berkomitmen menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi peningkatan mutu pendidikan bagi anak-anak di Desa Lemo-Lemo dan wilayah sekitarnya,” katanya.Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan sebagai bentuk rasa syukur atas terbitnya izin operasional SMA Alkhairat Lemo-Lemo.Link Berita : https://marasai.id/good-news/9209/resmi-kantongi-izin-operasional-sma-alkhairat-lemo-lemo-siap-majukan-pendidikan-di-gane-barat

Tidak Ada Jalur Titipan, Catat Empat Jalur SPMB 2026 Maluku Utara
Berita 18 Mei 2026

Tidak Ada Jalur Titipan, Catat Empat Jalur SPMB 2026 Maluku Utara

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 akan dilakukan secara penuh berbasis online dengan penguatan pengawasan dan verifikasi data untuk menjamin proses yang adil dan akuntabel.Hal itu disampaikan Sekretaris Dikbud sekaligus Ketua Panitia SPMB Maluku Utara 2026, Sofyan, usai kegiatan Focus Group Discussion (FGD), uji publik, dan sosialisasi petunjuk teknis SPMB jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berlangsung di SMA Negeri 10 Kota Ternate, Senin 18 Mei 2026.Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Ombudsman Republik Indonesia, BPMP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate, unsur SMA, SMK, SLB, perwakilan SMP, hingga media massa.Menurut Sofyan, berbagai masukan strategis muncul dalam FGD tersebut, termasuk usulan dari Ombudsman terkait penerapan masa sanggah dalam proses pendaftaran.“FGD tadi banyak saran yang disampaikan, terutama dari Ombudsman terkait masa sanggah yang akan dibuat dalam proses pendaftaran nanti. Tujuannya agar setiap data pendaftar bisa diverifikasi dan dipastikan benar serta tepat,” ujar Sofyan kepada awak media.Ia menjelaskan, seluruh proses pendaftaran tahun ini dirancang menggunakan sistem online sehingga panitia akan memperkuat mekanisme pengawasan dan validasi data peserta.“Karena sistem pendaftaran tahun ini full online, maka semua masukan dari peserta FGD akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan SPMB bisa berjalan adil dan akuntabel,” katanya.Meski demikian, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya daerah yang masih mengalami keterbatasan akses internet atau blank spot.Menurut Sofyan, wilayah-wilayah tersebut tidak diwajibkan mengikuti sistem online secara penuh demi memastikan seluruh siswa tetap mendapatkan akses pendidikan.Panitia juga menegaskan komitmennya menutup ruang praktik titipan atau jalur “orang dalam” dalam proses penerimaan siswa baru.Sofyan menyebut, instruksi tegas telah disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, agar pelaksanaan SPMB berlangsung transparan tanpa intervensi pihak mana pun.“Tidak ada orang dalam dan tidak ada titip-titip. Kami memastikan seluruh anak di Maluku Utara setelah SPMB ini harus berada di kelas 10 pada satuan pendidikan SMA, SMK, maupun SLB,” kata Sofyan.Hanya ada empat jalur SPMB, yaitu jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi (perpindahan tugas orang tua).FGD dan sosialisasi juknis ini juga dihadiri Plt Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate, Sutopo Abdullah.Link Berita : https://rri.co.id/ternate/regional/2421923/tidak-ada-jalur-titipan-catat-empat-jalur-spmb-2026-maluku-utara

Pendidikan di Kepemimpinan Gubernur Sherly, Robotik dan STEM Berkembang di Maluku Utara
Artikel 18 Mei 2026

Pendidikan di Kepemimpinan Gubernur Sherly, Robotik dan STEM Berkembang di Maluku Utara

Dunia pendidikan di Maluku Utara terus menunjukkan perkembangan di era kepemimpinan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Pengembangan pendidikan berbasis teknologi mulai diperkuat melalui kegiatan Pameran Expo dan Camp Robotik yang digelar di SMA Negeri 2 Kota Ternate, Senin (18/5/2026).Link Artikel : https://www.instagram.com/p/DYd6fvCk4YT/?igsh=cHdqanZndGN4ZmI2&img_index=1